KENDARI, jurnalberita.co.id– Masjid Al Alam kini bukan sekadar rumah ibadah bagi umat Muslim di Sulawesi Tenggara. Sejak diresmikan, masjid yang dijuluki sebagai “Masjid Terapung” ini telah bertransformasi menjadi magnet wisata religi utama yang memadukan kemegahan arsitektur dengan keindahan alam pesisir Teluk Kendari.
​Berdiri kokoh di tengah perairan Teluk Kendari, Masjid Al Alam menawarkan sensasi spiritual yang unik. Akses menuju masjid melewati jalan reklamasi yang membelah laut, memberikan pemandangan panorama air yang menenangkan bagi setiap pengunjung yang datang.

​Arsitektur masjid ini mengadopsi gaya modern kontemporer dengan empat menara tinggi yang menyerupai bentuk Burj Al Arab di Dubai. Kubah utamanya yang berwarna putih bersih tampak kontras dengan birunya langit, menciptakan latar belakang foto yang estetik bagi para wisatawan.

​Bagi warga lokal maupun pelancong dari luar daerah, berkunjung ke Masjid Al Alam adalah paket lengkap antara ibadah dan rekreasi.
- ​Wisata Keluarga: Di sore hari, area pelataran masjid ramai dikunjungi keluarga yang ingin menikmati angin laut dan pemandangan matahari terbenam (sunset) yang memukau.
- ​Sentra Ekonomi Kreatif: Kehadiran wisatawan turut menghidupkan lapak-lapak UMKM di sekitar area parkir, mulai dari kuliner lokal hingga suvenir khas Kendari.
- ​Spot Foto Favorit: Jembatan penghubung dan selasar masjid menjadi titik favorit masyarakat untuk mengabadikan momen, menjadikannya viral di berbagai media sosial.
​”Kami datang jauh-jauh dari Kolaka bukan hanya untuk salat berjamaah, tapi juga ingin melihat langsung keindahan masjid ini. Rasanya sangat damai beribadah sambil mendengar suara deburan ombak,” ujar Ahmad, salah satu pengunjung.
​Pemerintah Kota Kendari dan Provinsi Sulawesi Tenggara terus berupaya menjaga fasilitas masjid agar tetap nyaman bagi jemaah maupun wisatawan. Dengan kebersihan yang terjaga dan fasilitas yang lengkap, Masjid Al Alam membuktikan bahwa fungsi masjid bisa sangat luas—sebagai pusat syiar Islam sekaligus penggerak sektor pariwisata daerah.
​Kehadiran Masjid Al Alam menegaskan bahwa religi dan estetika dapat berjalan berdampingan, menjadikannya destinasi yang wajib dikunjungi bagi siapa saja yang menginjakkan kaki di Kota Lulo.
​Penulis: A L
Lokasi: Kota Kendari, Sulawesi Tenggara




























